Filosofi Teras

 Aku disini berusaha untuk menjadi seseorang yang baik untukmu.

dan apalah kata, dunia memang tak berjalan sesuai keinginan kita.

AKU AKAN PERGI.

KE TEMPAT YANG KU MAU.

dan itu tempat yang jauh

Sebisa mungkin aku akan menjaga perasaanmu. Cita-citamu, ku yakin-yakinkan agar dapat kau capai sesuai dengan apa yang selama ini kau impi-impikan. Kekecewaan yang kini hinggap, sudahlah, aku memang kurang mengamalkan Filosofi Teras yang sedang ku baca.

Orang-orang memang menyebalkan, tersisalah kini aku sendiri dengan segala asa yang samar-samar membening tak berwarna lagi. Aku memerlukan kacamata, setidaknya untuk menerawang lebih dalam rasa yang kini ada. 

Aku bertanya.

Kau ini, sahabatku bukan?

Sedemikian paham kau padaku jika ku menginginkan itu. Teramat menginginkan. Tapi vas yang kuciptakan, kau hancurkan dengan mudahnya.

Aku bertanya lagi, 

Kau sahabatku bukan?

Melalui tulisan ini, aku ungkapkan kekecewaanku dan hari baruku lagi.

Filosofi Teras, yang sedang kubaca, tak mengizinkanku berpikir dalam-dalam tentang rasa sakit yang ku rasa.


Posting Komentar

0 Komentar